Akhmad Mahmud
Jurnal

Hari Pertama Server Baru

Cuplikan jurnal: install Armbian di STB bekas, pertama kali SSH masuk.

1 menit baca129 kata#stb#armbian#self-hosting

STB bekas tiba hari ini. S905X3, 4 GB RAM, 32 GB eMMC. Harga Rp 200rb. Belum ada Linux, tapi komunitas bilang ini model yang ramah dipakai server rumahan.

Pertama: install Armbian via boot dari SD card. Prosesnya:

  1. Format SD card pakai balenaEtcher.
  2. Burn image Armbian untuk mesin S905X3.
  3. Insert SD, reboot STB, tekan tombol reset pakai paperclip.
  4. Tunggu sampai boot. SSH masuk pakai user root, password 1234.

Yang paling memuaskan: prompt pertama muncul kurang dari 60 detik.

root@armbian:~# uname -a
Linux armbian 6.6.x aarch64 GNU/Linux

Senin depan: install Docker, lalu jalankan Gitea sebagai mirror repo GitHub. Tujuannya: kalau suatu hari GitHub bermasalah, saya masih punya riwayat commit lengkap di rumah.

Saya teringat catatan di /artikel/membangun-website-personal-yang-tahan-lama: data outlives application. STB ini bukan database — hanya sebagai penyimpanan teks berisisi Markdown. Konsisten dengan filosofi utama.

Ditulis oleh Akhmad Mahmud pada . Konten dilisensikan di bawah CC BY 4.0.