Jurnal
Hari Pertama Server Baru
Cuplikan jurnal: install Armbian di STB bekas, pertama kali SSH masuk.
STB bekas tiba hari ini. S905X3, 4 GB RAM, 32 GB eMMC. Harga Rp 200rb. Belum ada Linux, tapi komunitas bilang ini model yang ramah dipakai server rumahan.
Pertama: install Armbian via boot dari SD card. Prosesnya:
- Format SD card pakai balenaEtcher.
- Burn image Armbian untuk mesin S905X3.
- Insert SD, reboot STB, tekan tombol reset pakai paperclip.
- Tunggu sampai boot. SSH masuk pakai user
root, password1234.
Yang paling memuaskan: prompt pertama muncul kurang dari 60 detik.
root@armbian:~# uname -a
Linux armbian 6.6.x aarch64 GNU/Linux
Senin depan: install Docker, lalu jalankan Gitea sebagai mirror repo GitHub. Tujuannya: kalau suatu hari GitHub bermasalah, saya masih punya riwayat commit lengkap di rumah.
Saya teringat catatan di /artikel/membangun-website-personal-yang-tahan-lama: data outlives application. STB ini bukan database — hanya sebagai penyimpanan teks berisisi Markdown. Konsisten dengan filosofi utama.