Catatan STB Server
Konfigurasi STB bekas sebagai server mirror Git lokal + emergency static host.
Ringkasan
Eksperimen menjadikan STB bekas (Amlogic S905X3, 4 GB RAM) sebagai server backup di rumah. Tujuannya bukan menggantikan layanan cloud, melainkan menjadi cadangan jika layanan utama bermasalah.
Spesifikasi hardware
- SoC: Amlogic S905X3 (quad-core Cortex-A55, 1.8 GHz)
- RAM: 4 GB DDR3
- Storage: 32 GB eMMC + microSD 64 GB (untuk data Postgres/Docker)
- Network: Gigabit Ethernet (port RJ45)
- OS: Armbian (aarch64)
Yang dijalankan
Gitea (Git mirror)
Gitea sebagai mirror repo GitHub. Cron job tiap jam menjalankan
git fetch --all dari upstream GitHub. Snapshot tar.gz disimpan
lokal selama 90 hari.
Tailscale
Tailscale sebagai mesh VPN. Postgres, Gitea, dan dashboard hanya aksesible dari perangkat yang tergabung dalam tailnet saya. Tidak ada port yang diekspos ke internet publik.
Uptime Kuma
Monitoring sederhana yang memantau:
- Status situs utama (HTTP 200)
- Endpoint RSS feed
- Latensi rata-rata
(Opsional) nginx emergency static host
Salinan static build terakhir dari website disimpan di STB. Kalau Vercel down, saya bisa aktifkan nginx ini sementara dan arahkan DNS ke IP Tailscale.
Catatan performa
Postgres standby mengkonsumsi sekitar 250 MB RAM. Gitea 180 MB. Tailscale 30 MB. Sisa 3+ GB digunakan untuk page cache — sangat cukup untuk beban ringan ini.
Catatan keamanan
- Tidak ada port terbuka ke internet publik
- SSH hanya lewat Tailscale
- Update otomatis via unattended-upgrades
- Backup eMMC ke microSD setiap minggu
Kode repo
Belum ada repo publik untuk konfigurasi ini. Rencana akan ditaruh di
GitHub dengan struktur docker-compose.yml + init/ + tailscale/.